Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Puisi Tentangmu

Puisi Tentangmu Oleh: Isni Ngalifah Kamu seperti pagi Yang datang dengan senyum Dan juga seperti senja Yang pergi meninggalkan gelap Tentangmu Penyuka puisi dan bait-bait kata indah Penyuka malam yang bertaburkan bintang Dentingan pianomu yang terdengar indah Tetapi membawa lara dalam setiap jiwa Terimakasih telah mengajarkan cinta Terimakasih telah membuat lara Hingga aku tau ke mana seharusnya pergi Tak pernah ada sesal dalam setiap perjalanan Karena segalanya membawa hikmah dan pelajaran Tentangmu yang pernah datang dan pergi Terimakasih telah mengukir kebersamaan. #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #postinganbebas

Kebersamaan

Gambar
Kebersamaan Oleh : Isni Ngalifah Perjalanan demi perjalanan telah ku lalui Kisah demi kisah telah terangkai indah Suka maupun duka Perbedaan pendapat itu sudah biasa Dan bagaimana menyatukan perbedaan itu intinya Bersama kalian itu menjadi pilihan Sebagai kisah klasik untuk masa depan Untuk di kenang dan mengenang Terimakasih atas kebersamaannya Tanpa kalian aku bukan apa-apa Dan senja telah menyaksikan segalanya Bagaimana perjalanan demi perjalanan itu di lalui Suatu saat rindu itu akan ada Rindu menyaksikan senja bersama-sama Menyaksikan pagi yang datang begitu cepatnya Karena bersama kalian itu anugerah bagi diriku. Yogyakarta, 29 November 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #postinganbebas

Sebuah Rasa

Sebuah Rasa Oleh : Isni Ngalifah Jika rasa ini tumbuh dan hadir Tidak perlu memberontak Hadapi dan nikmati Tidak perlu terburu diungkapkan Biarkan diri ini yang tau Karena saat ini, Aku hanya mampu membisikkan namamu dalam setiap doa panjangku Rangkaian kata yang tercurah dari jauh lubuk di dalam hati Biarkanlah sang kuasa yang mendengar Karena sejatinya jika dia untukku Maka akan hadir di saat yang tepat. Yogyakarta, 30 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #day58

Kasihmu Ibu

Gambar
Kasihmu Ibu Oleh : Isni Ngalifah Kasihmu tak terbatas waktu Membentang luas bagai samudra Tak berujung bagai langit biru Oh, Ibu… Hatimu lapang menghadapiku Meski polah tingkah menjengkelkanmu Tiada henti kau menasehatiku Agar aku menjadi anak yang baik Cintamu tiada henti Perhatianmu selalu tercurah Untuk anak-anakmu tersayang Ibuku tersayang Kau adalah yang terbaik dari yang terbaik Kau tak kan pernah tergantikkan Maafkan aku belum bisa membahagiakanmu Maafkan aku belum bisa membalas segala jasamu Doa baikku selalu untukmu, sehat selalu sepanjang usia. Terimakasih ibu, atas segala kasih sayang yang kau beri. Yogyakarta, 30 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #day56

Ternyata Allah Rindu

Gambar
Ternyata Allah Rindu Oleh : Isni Ngalifah Ku terbangun dalam sajak Mengerjap menelisik ruang Ku beranjak mengambil air wudhu Ku tunaikan sepertiga malamku Aku tersadar, Ternyata Allah rindu Rindu akan isakan dalam doa-doa khusyu’ ku Rindu akan sujud lama di sepertiga malamku Aku terdiam menengadah Memanjatkan doa-doa memohon ampun-Nya Atas segala rasa syukur yang terlupa Bahwa segalanya datang hanyalah dari-Nya Yogyakarta, 28 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #tantangan7 #fiksi #day54

Di Ujung Senja

Gambar
Di Ujung Senja Oleh : Isni Ngalifah Senja menari menampakkan keindahannya Bergelut pada senja menunggu kedatangannya Di ujung dermaga aku menantikannya Wahai sang pujangga hati Sayup-sayup terdengar Gesekan biola dengan nada khasnya Semakin mendekat dan mendekat Seperti ilusi tanpa ada kehadirannya Tapi kini nyata Bahkan aku tak berani untuk menengok Tidak ingin kecewa untuk kesekian kalinya Di ujung senja Aku menunggu hingga kini Di ujung senja Kau hadir untuk kembali. Yogyakarta, 28 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #day53

Tentang Rindu

Gambar
Tentang Rindu Oleh : Isni Ngalifah Sunyi senyap dalam gelap Malam mencekam Rindu tertahan Menunggu hingga pagi pun datang Menyulam rindu hingga tertumbuh Menyempurna dan menjaganya Hingga membuncah saatnya tiba Tak akan terganti karna kau belahan jiwa. Yogyakarta, 20 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #day45

Merajut Aksara

Merajut Aksara Oleh : Isni Ngalifah Kertas kosong yang mulai terisi Coretan-coretan abstrak tersusun rapi Hari demi hari ku bertekad untuk memulainya Hingga lembaran kosong itu terisi Penuh oleh rangkaian aksara Merajut kisah untuk di kenang Bagai merajut benang Butuh kesabaran dan perjuangan Untuk mencapai di titik puncak Merajut aksara di dunia Bersama secangkir kopi tak terlupa Paduan yang cocok untuk bercerita Dari pagi hingga senja tiba Tak akan terasa berlalunya. Yogyakarta, 20 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch_6 #day42

Kunang-kunang Malam

Kunang-kunang Malam Oleh : Isni Ngalifah Kerlap-kerlip lampu kecil yang berterbangan Indah berterbangan kesana kemari Menjadikan malam lebih berwarna Mengingatkan akan masa kecil Aku yang takut akan kunang-kunang Aku yang suka melihat kerlap kerlip warnanya Aku yang merengek meminta ditangkapkan kunang-kunang Tanpa mau menggenggam sendiri Begitu indah ciptaan-Nya Menjadi lampu alami dalam gelapnya malam Menerangkan malam tanpa bintang dan bulan Karena tertutup awan-awan hitam Oh, kunang-kunang Kau memberikan kenangan tersendiri di masa kecilku. Yogyakarta, 14 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day40

Kepingan Masa Lalu

Kepingan Masa Lalu Oleh : Isni Ngalifah Kepingan-kepingan kenang tak untuk di kenang Kembali menyayat luka Meruntuhkan benteng pertahanan hati Yang telah di bangun dengan susah payahnya Bagai kaset usang di masa lalu Yang berputar dengan sendirinya Keping demi keping kisah Seperti puzzle yang ingin disatukan Kini semua terlihat semakin jelas Tetapi merapuhkan Kembalilah kepada-Nya Karena hanya kepada-Nya kau berserah diri dan kembali Mendekatlah kepada yang Maha Menciptakan Karena hanya atas izin-Nya kau akan di pertemukan Dengan seseorang dalam hidupmu di masa depan. Yogyakarta, 14 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day37

Jogja Istimewa

Jogja Istimewa Temaram lampu berpijar di setiap pojok kota Langit senja yang kian tenggelam sirna Tetap terlihat jelas meski di tengah kota Dengan aneka kekhasan yang disajikannya Bagaimana kau tak merindukannya? Jika senyum yang ramah menjadi ciri khasnya Angkringan jadi tempat bersenda guraunya Nyamanlah yang dirasakannya Membuat enggan bagi siapapun untuk meninggalkannya Disinilah kita mengukir sebuah cerita Marah, bahagia, damai dan cinta Disinilah kita menumbuhkannya Menjadi kumpulan-kumpulan cerita di masa tua Dan kemanapun kita pergi Disinilah tempat berpulang Kampung halaman yang selalu dirindukan Yaitu Jogja Istimewa bagi siapapun yang pernah mengunjunginya. Yogyakarta, 14 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day36

Arti kehidupan

Gambar
Arti kehidupan Jejak langkah yang pasti Terarah kemana akan menuju Meskipun berat kan di lalui Wahai pencari arti kehidupan Bagaimana kau memaknai? Untuk apa hidupmu sebenarnya? Bukankah suatu saat bakal kembali kepada-Nya Semua yang hidup akan mati Itulah siklus semesta Jangan salah melangkah Jangan mengikuti arus yang salah Keluar dari zona nyaman itu perlu Untuk tau apa arti hidupmu Bulatkan tekad mantapkan niat Lakukan semua untuk beribadah kepada-Nya Agar bukan sesal yang kau dapakan nantinya. #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day32

Tinggal Bayangmu

Tinggal Bayangmu Malam yang dingin kian menusuk Langit gelap bintang tak nampak Bulan pun hanya menampakkan remang-remangnya Tanpa bisa menyaksikan keindahannya Aku terdiam menekuk lutut Menepis dingin yang kian terasa Meratap mengenang kata-kata manisnya Menahan rasa yang kian menyesakkan jiwa Ku bersanding dengan bayangmu Bayangan yang tak mampu aku tepis Bayangan yang tak mampu aku lupakan Dan tak mampu untuk tergantikan Pergimu bukan keinginanku Pergimu pun bukan keinginanmu Tetapi atas kehendak sang kuasa Dan takdir yang telah menentukannya. Yogyakarta, 07 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day30

Legenda Amaryllis

Gambar
Legenda Amaryllis Bunga yang selalu dinantikan kemekarannya Karena rupa nan elok dan berbagai macam warna Kecantikanmu sungguh mempesona Ohh, amarilis Meski menyimpan kisah cinta yang tragis Kisah cinta dari legenda peri Amaryllis Yang jatuh hati pada seorang penggembala Alteo namanya Rupawan nan tampan seperti Apollo Memiliki kekuatan seperti Herculles Itulah gambaran seorang Alteo Yang membuat kisah cinta sang peri Dan bertepuk sebelah tangan pada akhirnya. Meskipun begitu, kau selalu dinanti-nantikan Untuk berbunga dan mekar Meski hanya dalam waktu singkat Kau dapat dinikmati keindahannya Seperti saat ini, bunga yang ku tanam mekar dan indah berseri-seri. Yogyakarta, 07 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day29

Taman Bambu

Taman Bambu Hanya suara angin yang terdengar Bambu gemlutukan mengeluarkan bunyi Daun kering gemrosak menjeritkan langkah Membuat bulu kuduk berdiri menjadi ngeri Berjalan sendiri menerjang langkah Tak menghiraukan ketakutan yang kian menjadi Sepi yang dirasakan Tanpa kehadiranmu seseorang Taman bambu yang dulu indah Dengan merdu seruling bambu Yang menghasilkan nada-nada simfoni indah Kini berganti mencekam jiwa Yang tertinggal hanya duka lara. Yogyakarta, 07 Oktober 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day27

Nostalgia

Nostalgia Oleh : Isni Ngalifah Segala kenang tertulis indah Dalam buku harian kusam Yang telah lama aku tinggalkan Untuk memulai buku yang baru Ku buka kembali segala kisah Lembar demi lembar buku harian Ingatanku tersibak ke masa itu Masa di mana putih abu-abu Aku ingin kembali di masa itu Masa di mana kita bisa tertawa dan bercanda Bermain dan menyanyikan lagu dengan nada falsnya Selembar foto kusam dalam buku harian Ku tatap satu-satu wajah kalian Tersenyum, berseri dan berpose sesuka hati Itu dahulu, berbeda dengan sekarang Di mana kalian sudah menemukan kehidupan yang baru Kisah yang baru, teman yang baru Meskipun begitu, jangan pernah melupakan Karena kita pernah sama dalam berjuang Pernah berbagi suka dan duka Tanpa kalian, mungkin tiga tahun akan terasa lama. Yogyakarta, 30 September 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day24

LUKA

Luka Angin berhembus menerpa dedaunan Membuat terombang-ambing ke sana ke mari Dinginnya tak terelakan lagi Membuat hati seakan beku dan mati Kabut menutup hingga ke awan-awan Membuat pandangan terbatas tanpa tujuan Keindahan sirna tak tergantikkan Membuatku bertahan pun enggan Saat itulah aku tak bisa berkata-kata Mulut terkunci diam seribu bahasa Hati bagai tergores tombak tajam Luka yang di dapatkan Bagaimana bisa aku bertahan? Jika menatapmu membuat hati pilu Bagaimana kau bisa membagi cinta? Di saat kau mengatakan aku satu-satunya Mungkin ini yang terbaik sebagai pilihanku Pergi demi kebahagiaanmu Selamat tinggal kasih dan kisah Selamat tinggal masa lalu. Yogyakarta, 30 September 2018 #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day21

Cerita Langit

Cerita Langit Oleh : Isni Ngalifah Apa yang indah ketika siang hari? Mungkin tidak pernah terfikir olehmu Langit biru yang membentang luas Akan terlihat indah meski panas yang begitu terik Satu potret langit biru Itulah suasana hatiku Tergambar jelas di atas sana Bahwa aku sedang baik-baik saja Melepas tawa tiada salahnya Jadilah seperti langit Yang bebas mengekspresikan maknanya Makna dalam rangkaian kata sederhana Ketika langit biru berganti awan gelap Dan menurunkan hujan dengan begitu derasnya Yakinlah akan ada pelangi setelahnya Jadilah seperti langit yang bebas berekspresi Maka akan mudah kau menjalaninya. #onedayonepost #odopbatch6 #day18

Indonesiaku

Gambar
Indonesiaku Pict source : google Oleh : Isni Ngalifah Indonesiaku Keindahan alam yang tak terelakkan lagi Gunung yang menjulang tinggi Lautan yang terbentang luas Daratan yang subur nan hijau Hasil bumi yang melimpah ruah Indonesiaku Keanekaragaman budaya yang ada Berbagai macam tarian, suku dan bahasa Kita berbeda tetapi memiliki senyum yang sama Senyum untuk Indonesia tercinta Karena adanya perbedaan Membuat kita saling menghargai Karena dengan perbedaan Hidup terasa indah dan berwarna Indonesiaku Jayalah bangsaku, majulah negeriku. #komunitasonedayonepost #odopbatch6 #day16