Postingan

Menampilkan postingan dengan label Review

REVIEW NOVEL “Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin”

REVIEW NOVEL “Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin” Judul : Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Pengarang : Tere Liye Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tebal : 264 halaman Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah dan janji masa depan yang lebih baik. Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini. Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih di kepang dua. Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah…. Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun..daun yang tidak p...

Review Film Live Action Anohana

Gambar
“Persahabatan yang di bangun sejak kecil tetapi bubar begitu saja ketika salahsatu di antara mereka ada yang meninggal dunia. Kejadian itu menyebabkan mereka menyalahkan diri-sendiri dan memilih jalannya masing-masing.” Source : google Pertamakalinya nonton film ini tahun 2016 di mana teman sekelas merekomendasikan dan berakhir untuk menonton film bersama di dalam kelas. Cerita yang di kemas membuat haru dan menitikkan airmata seluruh teman sekelasku. Masih ingat betul waktu itu, hingga aku kemarin memutuskan untuk menonton ulang film ini (sekalian nostalgia gitu ceritanya :v). Sudah ketiga kalinya tetapi saya tetap terhanyut dalam alur ceritanya. Pokoknya siapin tisu banyak-banyak deh kalau mau nonton film ini. hehehehe. Film ini mengisahkan persahabatan yang dinamakan “Super Peace Busters” yang bertekad untuk menciptakan perdamaian dan akan bersahabat selamanya. Tetapi semuanya sirna ketika salahsatu anggota mereka “Menma” meninggal dunia dikarenakan jatuh ke dalam ju...

Review Cerpen "Aku Tak Ingin Kacamata, Aku Hanya Ingin Mati, Tuhan"

Gambar
Untuk memenuhi tugas ODOP Batch 6 Fiksi. Cerita yang di ambil dari www.lakonhidup.com saya tertarik untuk mereview cerpen yang berjudul “Aku Tak Ingin Kacamata, Aku Hanya Ingin Mati, Tuhan.” Aku Tak Ingin Kacamata, Aku Hanya Ingin Mati, Tuhan ilustrasi Ampun Sutrisno/ Kompas Pertamakali melihat judul cerpen ini membuatku penasaran bagaimana seseorang menginginkan kematian? Apakah amal perbuatan di dunia sudah cukup untuk bekal di akhirat kelak? Hingga akhirnya aku memutuskan untuk membaca cerpen ini. Cerita ini mengisahkan seorang kakek yang sudah berusia 90 tahun dan sudah merasa bosan dengan kehidupannya yang kesepian. Hal itu, dituliskan sebagai sajian pembuka cerita sebagai berikut : “Menjelang usia ke-90, aku mulai merasakan ksesepian yang sangat. Di dalam ruang jiwaku, kegelapan seolah menyelimuti hidupku yang pahit. Aku tak lagi mengetahui apapun yang terjadi di dunia ini. Keadaan ini, membuatku merasa tidak bahagia lagi. Pohon-pohon yang bergoyang di halaman rumah,...